Candi Borobudur adalah candi Budha yang terletak di desa Borobudur kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dibangun oleh Raja Samaratungga, satu dari sekian banyaknya raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Nama Borobudur adalah gabungan dari kata Bara serta Budur. Bara dari bahasa Sansekerta berguna kompleks, candi ataupun biara. Sedangkan Budur berasal dari kata Beduhur yang berguna di atas, dengan demikian Borobudur ialah berguna Biara di atas bukit. Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat, berukuran 123 x 123 meter. Sebelum direnovasi tingginya 42 meter sesudah direnovasi 34, 5 meter lantaran tingkat paling bawah dipakai menjadi penahan. Candi Budha ini mempunyai 1460 relief serta 504 stupa Budha di kompleksnya. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran serta satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Candi Borobudur adalah candi terbesar kedua sesudah Candi Ankor Wat di Kamboja. Luas bangunan Candi Borobudur 15.129 m2 yang tersusun dari 55.000 m3 batu, dari 2 juta potongan batu-batuan. Ukuran batu rata-rata 25 cm X 10 cm X 15 cm. Panjang potongan batu secara keseluruhan 500 km dengan berat keseluruhan batu 1,3 juta ton. Dinding-dinding Candi Borobudur dikelilingi oleh gambar-gambar ataupun relief yang merupakan suatu rangkaian cerita yang terususun dalam 1.460 panel. Panjang panel masing-masing 2 meter.