Kota ini adalah ibukota dari Provinsi Chiang Rai di Thailand bagian utara dan terletak sekitar 785 kilometer dari Bangkok atau 180 kilometer dari Chiang Mai.kota ini juga merupakan gerbang pariwisata ke Myanmar ataupun Laos karena letak kota ini berbatasan dengan kedua negara tersebut

1. titik temu 3 negara ini adalah titik pertemuan Sungai Mekong dan Nam Ruak yang secara visual menjadi pemisah teritorial antara tiga negara: Thailand, Laos, dan Myanmar. Dahulu, daerah ini merupakan area yang tidak aman untuk dikunjungi wisatawan, mengingat maraknya kegiatan penyelundupan opium. Namun, kini Sop Ruak adalah surga aneka kerajinan tangan. Tidak hanya dari Thailand, kawasan ini juga menjajakan kerajinan tangan negara tetangga yang merupakan karya penduduk di wilayah perbatasa

2.Singha Park Berada di ketinggian 450 meter dari permukaan laut serta menempati lahan berluas 12,8 kilometer persegi, kawasan ini adalah satu-satunya destinasi agrowisata yang menawarkan beragam fasilitas di Chiang Rai..sebagian besar lahan di perkebunan ini ditanami aneka bunga, sayuran, buah-buahan, hingga teh.Tidak hanya perkebunan, ia juga dilengkapi dengan restoran, kafe, hingga atraksi aneka hewan, seperti zebra dan jerapah.

3.kuil buddha kontemporer Wat Rong Khun , Kuil Buddha satu ini berbalut warna putih sehingga membedakannya dengan kuil Thailand pada umumnya. Namun, keunikan kuil ini tidak hanya terletak pada warna. Hampir di setiap sudut Wat Rong Khun terdapat ornamen dengan liukan tajam dan ujung-ujung meruncing layaknya bara api. seniman di balik desain unik itu, memang merancang kuil ini sebagai perwujudan api neraka. kuil ini  memiliki ruangan khusus yang dipergunakan untuk memamerkan sejumlah lukisan dan karikatur bertema politik. Keunikan lainnya adalah sebuah toilet super mewah berhiaskan ornamen berwarna keemasan. Filosofinya, untuk mengingatkan pengunjung agar tidak mementingkan materi dan kebendaan. Pada akhirnya, materi tidak akan berguna seperti apa yang berakhir di toilet.