Kabupaten Bekasi memiliki tujuh kawasan industri yang berkembang menjadi zona ekonomi internasional (ZEI) yang ditandai dengan kesepakatan MoU pihak-pihak yang terdiri dari: pengelola ketujuh kawasan industri tersebut, Departemen Pekerjaan Umum, Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi serta PT Jasa Marga.

Selain ribuan unit perusahaan manufaktur yang sarat dengan teknologi tinggi, Kabupaten Bekasi juga memiliki ratusan sentra industri kecil yang dapat dinikmati wisatawan karena memiliki keunikan yang  dibalut dengan kearifan lokal khas Bekasi, seperti industri pembuatan batu bata merah, batik khas Bekasi serta home industri lainnya yang tersebar di berbagai tempat.

Hal tersebut menjadikan kabupaten Bekasi memiliki potensi mengembangkan  kawasan industri sebagai jalur wisata yang dapat diolah menjadi: Wisata Industri Keluarga Kreatif, Wisata Industri Edukasi Tematik, Wisata Industri Edukasi Rekreatif, Wisata Sejarah Industri, Wisata Arsitektural Industri.

Kegiatan wisata industri ini dapat menjadi sarana untuk menambah pengetahuan serta mengetahui proses kerja dari bahan baku hingga menjadi barang jadi siap pakai.