Suku Nias mendiami Pulau Nias yang terletak di Sebelah Barat Pulau Sumatera. Penduduk asli Pulau Nias menamakan diri mereka Ono Niha, artinya “Anak Manusia” dan menyebut pulau mereka Tano Niha, artinya “Tanah Manusia”. Populasi Suku Nias diperkirakan berjumlah sekitar 480.000 jiwa. Sedangkan yang lain merupakan para pendatang. Seperti orang Batak, Aceh, Minangkabau dan CIna. Menurut masyarakat Nias salah satu mitos asal usul Nias berasal dari sebuah pohon kehidupan yang disebut “Sigaru Tora’a” yang terletak disebuah tempat yang bernama “Teteholi Ana’a” menurut mitos tersebut diatas mengatakan kedatangan manusia pertama ke Pulau Nias dimulai pada zaman raja Sirao yang memiliki 9 orang Putra yang disuruh keluar dari Teteholi Ana’a karena memperebutkan Takhta Sirao, ke 9 putra itulah yang dianggap menjadi orang-orang pertama yang menginjakkan kaki di Pulau Nias. Bahasa Nias termasuk dalam rumpun bahasa Autronesia, bahasa ini tersebar sampai ke Kepulauan Batu di sebelah selatan Pulau Nias, diantaranya terdapat empat dialek yaitu: dialek Nias Utara, Nias Tengah “Gomo”, Nias Selatan “Teluk Dalam” dan dialek Batu.